Puisi dan Lollipop

by - 8/03/2016 01:18:00 PM

weheartit.com


Senin, 2 November 2015

Kamu duduk di sudut kanan depan, menatap ke luar jendela dengan earphone terpasang di telinga. Kamu terus menatap luar dan aku terus menatapmu.

Tanpa tahu malu.

Tiba-tiba kamu berdiri lalu berjalan menghampiriku. Earphone kamu lepaskan.

"Hai, Vi." Kamu duduk di hadapanku.

Aku hanya tersenyum, mencoba bersikap tenang.


"Gue dapet puisi dan lollipop lagi di loker."

Aku tertarik dengan pembicaraanmu. "Oh iya? Isinya gimana?"

"Ucapan terima kasih." Kamu tersenyum, menatapku tepat di manik mata. Lalu kamu memandang langit-langit kelas dan dengan sekali tarikan nafas, kamu melanjutkan, "gue rasa dia cewek yang manis. Kenapa harus diem-diem sih kasihnya? Kadang bikin jengkel."

Aku tersenyum lagi. "Dia terlalu malu mungkin."

"Mungkin. Tapi nggak masalah bagi gue kalau dia mau memperlihatkan siapa dirinya." Dan kamu menatapku. Tenang dan hangat. Seolah itu memang hal yang diharuskan.

Melihatnya aku jadi tersipu. Aku memalingkan wajah, mencoba menutupinya.

Tahukah kamu mengapa kamu tersipu?

Karena aku si pengirim puisi dan lollipop itu.

Dan kurasa kamu sudah menyadarinya.

You May Also Like

0 comments