Review Novel Blind Date karya AliaZalea

by - 7/30/2014 12:52:00 AM





Judul: Blind Date
Penulis: aliaZalea
Ilustrasi cover: Siti Astari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Rilis: Cetakan keempat: April 2013
Tebal: 272 hlm
Harga: Rp 39.000
ISBN: 978-979-22-5889-9

"Anda ingin pasangan date Anda tingginya antara 165 hingga 180 sentimeter?" 
“Betul.” 
“Untuk umur, Anda memilih antara 26 hingga 40. Betul?” 
“Ya.” 
“Anda terbuka dipasangkan dengan laki-laki dari berbagai ras?"
Aku tertawa mengiyakan. 
“Anda mengharuskan pasangan date Anda single dan unattached. Apakah Anda bersedia dating dengan laki-laki yang statusnya baru `pisah` dengan istri mereka?” 
“Nggak. Saya ingin laki-laki single, se-single-single-nya.”

Rencana hidup Titania Larasati buyar setelah menemukan Brandon, pacarnya selama tiga tahun, berselingkuh dengan sekretarisnya. Dalam usaha untuk melupakan kejadian itu dan kata-kata yang diucapkan oleh Brandon bahwa dialah satu-satunya laki-laki yang akan pernah menginginkannya, Titania rela mengeluarkan dua ribu dolar untuk memperoleh jasa blind date profesional, yang menjanjikan sebuah pernikahan dalam waktu kurang dari enam bulan. Dengan bantuan adiknya yang suka sok tahu dan agen blind date yang pantang menyerah, Titania bertekad membuktikan bahwa Brandon salah.


Melanjutkan dari sinopsi yang di atas, Titania mulai mencoba hidup baru dengan membuang jauh-jauh sosok Brandon dari pikirannya. Dan dalam beberapa minggu, pikirannya dipenuhi oleh wangi khas laki-laki bernama Reilley, yang sempat mengacaukan kencannya bersama laki-laki lain –pastinya yang mengikuti jasa blind date tersebut. Mata biru Reilley yang bahkan lebih biru dari samudra pasifik mampu menghipnotis Titania.

Untuk ukuran laki-laki, Reilley merupakan pemuda sempurna. Mapan, pintar, tampan, dan juga baik hati serta humoris. Titania sendiri adalah gadis Asia keturunan Indonesia yang bekerja di New York dengan penampilan good looking. Anak tertua dan merupakan kakak dari Didi (kisahnya dapat dibaca di Miss Pesimis), dan selalu merasa bertanggung jawab akan hidup keluarganya.

Pertemuan tak terduga Titania dengan Reilley perlahan-lahan menguak siapa Reilley sebenarnya, termasuk asal-usul keluarganya dan satu fakta bahwa Reilley juga mengikuti jasa blind date yang sama dengan Titania. Sangat kebetulan, tapi tidak terkesan dipaksakan.

Setiap cerita pasti mempunyai konflik, termasuk konflik dimana Titania meragukan Reilley akibat perkataan Brandon beberapa waktu lalu. Membuatnya berpikir bahwa Reilley sama seperti laki-laki yang tiga tahun mengisi hidup Titania dulu, yang hanya memanfaatkan tubuh perempuan itu. Dan hal itu pulalah yang menyulut emosi Didi, adiknya, karena kakaknya yang bodoh hampir saja menyia-nyiakan Reilley.

Cerita ini dikemas apik dengan sudut pandang orang pertama. Yang disukai dari cerita ini adalah pandangan orang Amerika terhadap negara Indonesia yang muncul pada beberapa dialog. Juga setting negara Amerika yang cukup detail untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya. Bahasa yang digunakan mudah dicerna dengan ditambahkan istilah-istilah yang tidak asing untuk kaum remaja. Sangat direkomendasikan untuk penyuka genre romance karena hawa romantisme dari novel ini akan sangat terasa^^

You May Also Like

0 comments