Review Novel Blind Date karya AliaZalea
Judul: Blind Date
Penulis: aliaZalea
Ilustrasi cover: Siti Astari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Rilis: Cetakan keempat: April 2013
Tebal: 272 hlm
Harga: Rp 39.000
ISBN: 978-979-22-5889-9
"Anda ingin pasangan
date Anda tingginya antara 165 hingga 180 sentimeter?"
“Betul.”
“Untuk umur, Anda memilih antara 26 hingga 40. Betul?”
“Ya.”
“Anda terbuka dipasangkan dengan laki-laki dari berbagai ras?"
Aku tertawa mengiyakan.
“Anda mengharuskan pasangan date Anda single dan unattached. Apakah Anda bersedia dating dengan laki-laki yang statusnya baru `pisah` dengan istri mereka?”
“Nggak. Saya ingin laki-laki single, se-single-single-nya.”
“Betul.”
“Untuk umur, Anda memilih antara 26 hingga 40. Betul?”
“Ya.”
“Anda terbuka dipasangkan dengan laki-laki dari berbagai ras?"
Aku tertawa mengiyakan.
“Anda mengharuskan pasangan date Anda single dan unattached. Apakah Anda bersedia dating dengan laki-laki yang statusnya baru `pisah` dengan istri mereka?”
“Nggak. Saya ingin laki-laki single, se-single-single-nya.”
Rencana
hidup Titania Larasati buyar setelah menemukan Brandon, pacarnya selama tiga
tahun, berselingkuh dengan sekretarisnya. Dalam usaha untuk melupakan kejadian
itu dan kata-kata yang diucapkan oleh Brandon bahwa dialah satu-satunya
laki-laki yang akan pernah menginginkannya, Titania rela mengeluarkan dua ribu
dolar untuk memperoleh jasa blind date profesional, yang menjanjikan sebuah
pernikahan dalam waktu kurang dari enam bulan. Dengan bantuan adiknya yang suka
sok tahu dan agen blind date
yang pantang menyerah, Titania bertekad membuktikan bahwa Brandon salah.
Melanjutkan dari sinopsi yang di
atas, Titania mulai mencoba hidup baru dengan membuang jauh-jauh sosok Brandon
dari pikirannya. Dan dalam beberapa minggu, pikirannya dipenuhi oleh wangi khas
laki-laki bernama Reilley, yang sempat mengacaukan kencannya bersama laki-laki
lain –pastinya yang mengikuti jasa blind date tersebut. Mata biru Reilley yang
bahkan lebih biru dari samudra pasifik mampu menghipnotis Titania.
Untuk ukuran laki-laki, Reilley
merupakan pemuda sempurna. Mapan, pintar, tampan, dan juga baik hati serta
humoris. Titania sendiri adalah gadis Asia keturunan Indonesia yang bekerja di
New York dengan penampilan good looking.
Anak tertua dan merupakan kakak dari Didi (kisahnya dapat dibaca di Miss Pesimis), dan selalu merasa
bertanggung jawab akan hidup keluarganya.
Pertemuan tak terduga Titania
dengan Reilley perlahan-lahan menguak siapa Reilley sebenarnya, termasuk
asal-usul keluarganya dan satu fakta bahwa Reilley juga mengikuti jasa blind
date yang sama dengan Titania. Sangat kebetulan, tapi tidak terkesan
dipaksakan.
Setiap cerita pasti mempunyai
konflik, termasuk konflik dimana Titania meragukan Reilley akibat perkataan
Brandon beberapa waktu lalu. Membuatnya berpikir bahwa Reilley sama seperti
laki-laki yang tiga tahun mengisi hidup Titania dulu, yang hanya memanfaatkan
tubuh perempuan itu. Dan hal itu pulalah yang menyulut emosi Didi, adiknya,
karena kakaknya yang bodoh hampir saja menyia-nyiakan Reilley.
Cerita ini dikemas apik dengan
sudut pandang orang pertama. Yang disukai dari cerita ini adalah pandangan
orang Amerika terhadap negara Indonesia yang muncul pada beberapa dialog. Juga setting negara Amerika yang cukup detail
untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya. Bahasa yang digunakan mudah dicerna
dengan ditambahkan istilah-istilah yang tidak asing untuk kaum remaja. Sangat
direkomendasikan untuk penyuka genre romance
karena hawa romantisme dari novel ini akan sangat terasa^^



0 comments